Gunung Fuji (Fujisan) adalah gunung tertinggi di Jepang dan salah satu simbol budaya yang paling terkenal di negara tersebut. Berikut adalah data akurat tentang Gunung Fuji pada tahun 2025:
1. Ketinggian:
Ketinggian Gunung Fuji adalah 3.776 meter (12.389 kaki) di atas permukaan laut, menjadikannya gunung tertinggi di Jepang.
2. Lokasi:
Gunung Fuji terletak di pulau Honshu, Jepang, dan berada di perbatasan antara dua prefektur: Shizuoka dan Yamanashi.
Koordinat geografis: 35° 21′ 6″ N, 138° 43′ 39″ E.
3. Gunung Berapi:
Gunung Fuji adalah gunung berapi aktif, meskipun terakhir kali meletus pada tahun 1707 dalam letusan yang dikenal sebagai Letusan Hōei.
Aktivitas seismik di kawasan ini dipantau secara rutin, namun tidak ada indikasi letusan dalam waktu dekat.
4. Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu:
Gunung Fuji merupakan bagian dari Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu, yang meliputi area sekitar gunung serta kawasan sekitar seperti danau-danau Fuji dan kawasan resor air panas.
Kawasan ini merupakan situs penting untuk pariwisata alam dan rekreasi di Jepang.
5. Pendakian Gunung Fuji:
Gunung Fuji merupakan tujuan pendakian populer, terutama selama musim pendakian resmi yang berlangsung dari Juli hingga September.
Ada empat jalur pendakian utama: Subashiri, Yoshida, Gotemba, dan Fujinomiya, dengan jalur Yoshida di sisi utara menjadi yang paling ramai.
Pendakian biasanya memakan waktu sekitar 5 hingga 10 jam untuk naik dan 3 hingga 6 jam untuk turun.
6. Iklim:
Gunung Fuji memiliki iklim yang sangat bervariasi, dengan suhu di puncak yang sering berada di bawah titik beku, bahkan di musim panas.
Di puncak, suhu rata-rata musim panas dapat berkisar antara 5°C hingga 10°C, sedangkan di musim dingin dapat turun hingga -20°C atau lebih rendah.
Iklim di sekitar kaki gunung lebih hangat, dengan suhu rata-rata di musim panas sekitar 20°C hingga 30°C.
7. Budaya dan Warisan:
Gunung Fuji memiliki arti penting dalam budaya Jepang. Gunung ini sering dijadikan simbol keindahan, spiritualitas, dan ketekunan.
Pada tahun 2013, Gunung Fuji ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena nilai budaya dan spiritualnya, serta keindahan alamnya yang luar biasa.
Gunung Fuji juga banyak digambarkan dalam seni, termasuk lukisan ukiyo-e terkenal karya seniman Hokusai, serta dalam berbagai festival dan upacara keagamaan.
8. Keanekaragaman Flora dan Fauna:
Gunung Fuji memiliki ekosistem yang beragam, dengan berbagai jenis flora yang tumbuh di sepanjang jalur pendakian. Di kaki gunung, terdapat hutan pinus dan pohon cedar, sedangkan di daerah yang lebih tinggi terdapat tumbuhan alpine.
Fauna yang dapat ditemui di sekitar Gunung Fuji termasuk kucing liar, rusa, burung pemangsa, dan serangga khas pegunungan.
9. Kawasan Sekitar:
Di sekitar Gunung Fuji, terdapat banyak destinasi wisata yang populer seperti:
Danau Fuji (Fujigoko), yang terdiri dari lima danau (Kawaguchi, Yamanaka, Sai, Shoji, dan Motosu).
Kawasan Onsen (pemandian air panas), seperti di Hakone dan Kusatsu.
Kawasan wisata pegunungan seperti Kawaguchiko dan Fujiyoshida.
10. Perubahan Terkini (2025):
Perubahan iklim: Gunung Fuji, seperti banyak gunung lainnya, menghadapi dampak dari perubahan iklim, yang dapat mempengaruhi salju di puncaknya serta pola cuaca di sekitar gunung.
Pengelolaan dan pelestarian: Upaya pelestarian dan pengelolaan pendakian Gunung Fuji semakin ketat, dengan pembatasan jumlah pendaki dan peraturan yang lebih ketat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Pendakian dan Teknologi: Pengenalan sistem digital untuk mendukung pendakian yang lebih aman, termasuk aplikasi ponsel untuk memantau cuaca dan keadaan jalur, semakin berkembang.
Gunung Fuji tetap menjadi salah satu gunung paling ikonik dan dihormati di dunia, baik dalam konteks alam, budaya, dan spiritualitas, serta terus menarik jutaan wisatawan dan pendaki setiap tahun.